Feeds:
Posts
Comments

New Beginning

Wow it’s been a long time since my last posting, it’s been a hectic time and troubled times for me :) this year will be my new beginning because everything that has a start it always have it end’s… and now i’m pacing to new beginning with my head stead up to face the future that i cannot seen :)

There is a lot of happening in the last year, my bioethanol project is suspend because the global financial crisis, it’s was a heartbreaking because i put a lot of effort, sweat, and tears in this project. Well i call this a little twist of fate :) My team is broken apart because the future in this project is hang in a balance and everyone is passing by one by one. This year i also take my turn.

It’s funny how life can be,a big financial group can be broken apart by this financial crisis, it’s make me realize even the strong is not immortal and Gods have it’s own plan and power to driven time and human fate. Even though some times i afraid of future that i cannot foreseen but finally i decided to resign. Away from this project because i want to grow as much as i can away from this status quo of the project and the comfort zone in the company.Finally i just want to say thank you for everything that has contribution in my last project. I love u all like family and wish you all the best where ever you are now. Its a new beginning for all of us cheers…

Hope this poem make you strong as it makes me :)

The Dilemma


To Laugh is to risk appearing a fool

To weep is to risk appearing sentimental

To reach out for another is to risk involvement

To expose feelings is to risk rejection

To place your dream before a crowd is to risk ridicule

To love is to risk not being love in return

To go forward in the face of overwhelming odds is to risk failure

But risk must be taken because the greatest hazards in life is to risk nothing

The person who risk nothing does nothing, has nothing, is nothing

He may avoid suffering and sorrows, but he cannot learn, feel, change, grow, or love

Chained by his certitudes, he is a slave he has forfeit his freedom

Only a person who takes risks is FREE



Sabtu ini baru saja aku terkena radang tenggorokan, well hal itu membuatku tersadar seringkali orang terlalu mengabaikan hal2 kecil yang kita anggap kecil yang sebenarnya juga merupakan bagian yang penting dalam hidup. Aku pernah membaca di blog seorang teman bahwa kadang kita terlalu sibuk berlari dalam hidup ini sehingga kadang kita lupa untuk berhenti sejenak dan menikmati hal2 yang indah di hidup ini.

Mungkin ada baiknya juga radang tenggorokanku in, paling tidak ia menyadarkanku betapa cueknya aku selama ini pada organ tubuhku satu ini. High stress, makan sembarangan, dan masih banyak sederet dosa2 kecil yang kulakukan pada tenggorokannku. Sampai suatu saat marahlah ia, mungkin beberapa orang yang belum pernah mengalami radang tengorokan berkata “eh seberapa parah sih khan cuma tenggorokan”, eit tunggu dulu radang tenggorokan bisa membuat badan demam dan menggigil plus kesulitan untuk makan karena sakit sekali waktu menelan (believe me It’s like hell i cant sleep for 2 nights).

So by the way.. enjoy and take attention to small tuff, jangan terlalu cepat berlari dalam hidup ini karena sesekali kita harus berhenti sejenak untuk menikmati hidup. So for all of you guys yang mungkin lagi manapaki karier, sibuk cari duit, well sometimes take a rest bro even though the wind is breezing but sometimes even the nicest ships need to be anchor. And take care of your throat :)

Cheers

Diogenes. seorang filsuf. makan ubi sebagai santap malamnya. Hal itu dilihat oleh rekannya filsuf Aristippos, yang hidup enak dan mewah karena menjilat raja.

Aristippos berkata: ‘Kalau engkau mau belajar menghamba kepada raja, engkau tidak perlu lagi hidup dengan makan sampah seperti ubi itu.’

Jawab Diogenes: ‘Jika engkau sudah belajar hidup dengan makan ubi, engkau tidak perlu menjilat raja.’

Is It the same?

Usahawan kaya dari kota terkejut menjumpai nelayan di pantai sedang berbaring bermalas-malasan di samping perahunya, sambil mengisap rokok.

‘Mengapa engkau tidak pergi menangkap ikan?’ tanya usahawan itu.

‘Karena ikan yang kutangkap telah menghasilkan cukup uang untuk makan hari ini,’ jawab nelayan.

‘Mengapa tidak kau tangkap lebih banyak lagi daripada yang kau perlukan?’ tanya usahawan.

‘Untuk apa?’ nelayan balas beitanya.

‘Engkau dapat mengumpulkan uang lebih banyak,’ jawabnya. ‘Dengan uang itu engkau dapat membeli motor tempel, sehingga engkau dapat melaut lebih jauh dan menangkap ikan lebih banyak. Kemudian engkau mempunyai cukup banyak uang untuk membeli pukat nilon. Itu akan menghasilkan ikan lebih banyak lagi, jadi juga uang lebih banyak lagi. Nah, segera uangmu cukup untuk membeli dua kapal … bahkan mungkin sejumlah kapal. Lalu kau pun akan menjadi kaya seperti aku.’

‘Selanjutnya aku mesti berbuat apa?’ tanya si nelayan.

‘Selanjutnya kau bisa beristirahat dan menikmati hidup,’ kata si usahawan.

‘Menurut pendapatmu, sekarang Ini aku sedang berbuat apa?’ kata si nelayan puas.

TIGA PULUH TAHUN UNTUK PENERANGAN BATIN

Seorang muda datang kepada seorang Guru dan bertanya,

“Kira-kira saya membutuhkan berapa waktu untuk memperoleh

penerangan batin?”

Kata Guru itu, “Sepuluh tahun.”

Orang muda itu terkejut. “Begitu lama?” tanyanya tidak

percaya.

Kata Guru itu, “Tidak, saya keliru. Engkau membutuhkan dua

puluh tahun.”

Orang muda itu bertanya, “Mengapa Guru lipatkan dua?”

Guru itu berkata, “Coba pikirkan, dalam hal ini mungkin

engkau membutuhkan tiga puluh tahun.”

Beberapa orang tidak pernah belajar sesuatu karena mereka

menggenggam segala sesuatu terlalu cepat. Kebijaksanaan

bukanlah suatu titik sampai akan tetapi suatu cara berjalan.

Kalau engkau berjalan terlalu cepat, engkau tidak akan

melihat pemandangan yang indah.

Dengan tepat mengerti ke mana engkau menuju mungkin adalah

cara yang paling tepat untuk tersesat. Tidak semua orang

bergelandangan tersesat.

Dikutip dari anthony de Mello

“Proses…”

Sebagai chemical engineer telingaku sangat akrab sekali dengan apa yang dinamakan “proses”, tapi pada dasarnya semua dari kita pun pasti bisa mengerti dan memahami makna “proces” karena hidup inipun pada dasarnya sebuah proses.

Pada awal hidup kita, kita pun menjalani proses pembentukan mulai dari embrio sampai ke bayi mungil yang akhirnya hadir di dunia dan dalam perjalanan selanjutnya kita pun mengalami proses2 selanjutnya seperti masa kanak2 dengan kenakalan2 kecil kita, proses masa remaja dimana kita berusaha menjadi sekeren mungkin untuk menarik gadis2 :)   and along the way there is a lot of good times also bad times but that’s life.

Kadang ketika menjalani proses kehidupan ini terbersit  perasaan lelah dan letih sepanjang jalan.  Gaji yang tak kunjung naik secara signifikan, dana kawin yang belum terkumpul :p, project yang berputar2 dan masih banyak hal2 yang ingin kita cepat lewati but any way this life is a process. So have fun and patient guys…

There is no short cut in this life, everything is through a process be patient and joyfull , and let’s we end this process now we are in, until the fat lady sing. Hopefully we will end our process with a fruit full things that will be our legacy of our existence in this world.

Dedicated to my fellow comrades in joy and laughter in Bio-EtOh project.

Best Regards

 jakarta 1 feb 2008…

Guess what!! Jakarta banjir lagi…

Banjir…banjir… ketinggian air didepan kos pun sudah naik dan menggenang sampai selutut dan hebatnya hari ini pun menjadi hari libur nasional bagiku karena tidak ada kendaraan maupun taksi yang berani lewat :)

Kadang aku seringkali terperangah melihat mentalitas bangsa ini, ketika banjir mulai menggenang meraka dengan tenangnya pun mulai memasang bendungan2 kecil di rumah mereka, dan sayangnya beberapa berhasil dan beberapa tidak.  Dan hebatnya bangsa ini pun lalu mulai berucap “mungkin kita sudah terlalu banyak dosa ya? dan Tuhan marah makanya dia menghukum kita dengan tangisannya dari langit!”

hmm … jika aku membayangkan raut muka Tuhan  saat ini mungkin dia pasti sedang tersenyum kecut mendengar  ungkapan sederhana dari bangsa ini. Seringkali kita terlalu sering mengkambinghitamkan Tuhan sebagai penyebab segala sesuatu yang terjadi di hidup kita. Well ambil contoh saja banjir ini..  it’s not fair jika kita selalu berucap “yah ini murka Tuhan kita sudah banyak berdosa!”.

Well the truth is  kita harus mengakui kalo sebenarnya banjir ini kita sendirilah yang menyebabkan, kita menggunduli hutan, kita mengubah lahan gambut jadi perkebunan kelapa sawit yang pada akhirnya mengeluarkan Green house gas yang tersimpan di tanah gambut, kita yang membuang sampah sembarangan yang membuat pendangkalan dasar sungai, dan masih banyak sederet  dosa2 kecil kita yang memicu “Air dari Tuhan ini”!

Sometimes kita berbangga hati menyebut kita sebagai orang timur yang sangat mengagungkan keTuhanan tetapi seringkali kita juga menjadikan hal ini sebagai dasar untuk melempar segala hal buruk yang terjadi di hidup kita dan kesalahan kita kepada Tuhan

Now tell me is this “banjir” is really GOD act? or kita cuma menjadikan Tuhan sebagai kambing hitam?

GOD forgive us….

Beberapa tahun lalu ada sebuah jingle iklan yang sampai saat ini aku ingat, bunyinya kayak gini nih “memang susah jadi manusia”, kalo liat iklannya langsung mungkin lebih mengena sih soalnya ada monyet yang bilang kayak gitu ( itu kalo ga om2 satu ini salah ingatan lo ya ).

Tapi ga tau kenapa akhir2 ini bayangan iklan itu sering muncul di kepalaku, skrg di kantor lagi banyak huru-hara, mulai dari Bos yang rewel, karyawan yang patah semanagat gara2 tidak mendapat apresiasi yang layak, teman kantor yang lagi kena musibah gara2 subprime bursa, dan tambah lagi temen yang lagi meratapi nasib jomblo peraknya. Well mungkin memang susah jadi manusia..

But any way kita tetap manusia khan? meski keadaan susah kita harus tetap sekolah :) no..no.. i mean that meski susah kita tetap harus belajar tersenyum dan menghadapi hidup. There is something that i always try to keep keep in mind ” that life is a gift,and that’s why they called current condition is present”. Sepulang kerja, sebelum tidur, dan setelah sikat gigi dan cuci muka aku akan coba berdoa untuk bersyukur berterima kasih atas dua kakiku yang bisa buat aku berjalan, terima kasih atas udara gratis yang selalu aku hirup sepanjang hidupku, terima kasih atas wajahku yang terdiri dari hidung yang mancung dan satu bola mata bersama pasangannya serta spare part yang lainnya (actually i’m kinda hansome i think he3..).

Sometimes it’s hard untuk bisa mensyukuri hidup karena keadaan sekitar kita dan sedikit banyak kita akan pasti berkata “susah ya jadi manusia”. So help me GOD…

Karena meski aku pecinta monyet aku tetap bersyukur aku diciptakan jadi seorang manusiaa…

The End

Warren Buffet

  • There was a one-hour interview on CNBC with Warren Buffet, the second richest man who has donated $31 billion to charity.
  • Here are some very interesting aspects of his life:
  • He bought his first share at age 11 and he now regrets that he started too late!
  • He bought a small farm at age 14 with savings from delivering newspapers.
  • He still lives in the same small 3-bedroom house in mid-town Omaha, that he bought after he got married 50 years ago. He says that he has everything he needs in that house. His house does not have a wall or a fence.
  • He drives his own car everywhere and does not have a driver or security people around him.
  • He never travel by private jet, although he owns the world’s largest private jet company.
  • His company, Berkshire Hathaway, owns 63 companies. He writes only one letter each year to the CEOs of these companies, giving them goals for the year. He never holds meetings or calls them on a regular basis. He has given his CEO’s only two rules:
  • Rule number 1: do not lose any of your shareholder’s money.
  • Rule number 2: do not forget rule number 1.
  • He does not socialize with the high society crowd. His past time after he gets home is to make himself some pop corn and watch television.
  • Bill Gates, the world’s richest man met him for the first time only 5 years ago. Bill Gates did not think he had anything in common with Warren Buffet. So he had scheduled his meeting only for half hour. But when Gates met him, the meeting lasted for ten hours and Bill Gates became a devotee of Warren Buffet.
  • Warren Buffet does not carry a cell phone, nor has a computer on his desk.
  • His advice to young people: “Stay away from credit cards and invest in yourself and remember:
  • Money doesn’t create man but it is the man who created money.
  • Live your life as simple as you are.
  • Don’t do what others say, just listen to them, but do what you feel good.
  • Don’t go on brand name; just wear those things in which you feel comfortable.
  • Don’t waste your money on unnecessary things; just spend on them who really in need rather.
  • After all it’s your life then why give chance to others to rule our life.”

 

Hello World :)

Hello world :)

People say that the world is like a mirror house, what ever you do is reflected to you whether you smile or cry. World is a neutral place and i hope from this blog we can share laughter and good times to make our journey in this world enjoyable.

Cheers